SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA

        Manajemen sumber daya manusia bertujuan untuk menggunakan sumber daya manusia yang efektif dan efisien. Setiap perusahaan memiliki sistem yang digunakan untuk mendukung manajemen sumber daya manusia, seperti perekrutan karyawan, evaluasi karyawan, penempatan karyawan dan pengembangan karyawan dengan melakukan pengolahan terhadap data-data karyawan serta menghasilkan informasi kepada pemakai. System tersebut dikenal dengan sistem informasi sumber daya manusia (SISDM) atau HRIS (Human Resources Information System). HRIS memiliki enam subsistem output yang masing-masing memiliki aplikasi tersendiri. Subsistem output tersebut adalah sistem perancangan angkatan kerja, perekrutan, manajemen angkatan kerja, kompensasi, pengganjian dan pelaporan.

Perencanaan Angkatan Kerja

          Sistem perencanaan angkatan kerja digunakan untuk mengidentifikasikan kebutuhan-kebutuhan sumber daya manusia di masa mendatang. Tanpa adanya perencanaan terhadap sumber daya manusia yang efektif, bisa berdampak buruk bagi organisasi. Organisasi tidak mengetahui kualitas sumber daya manusia yang diperlukan dan gaji yang sesuai dengan kualifikasi kebutuhan organisasi.

Perekrutan

       Sistem perekrutan digunakan untuk menangani aktivitas perekrutan di dalam perusahaan. Perekrutan merupakan aktivitas yang bertujuan untuk menarik orang-orang di dalam kualifikasi yang dibutuhkan organisasi dengan melakukan penyelesaian terhadap orang-orang tersebut. Kemudian, organisasi melakukan evaluasi terhadap dengan melakukan penelusuran terhadap pelamar kerja sebelum mereka dipekerjakan.

 

Manajemen Angkatan Kerja

       Sistem manajemen angkatan kerja mencakup penilaian kinerja karyawan, pelatihan, pengendalian posisi, penempatan, suksesi dan pendisiplinan karyawan.

 

Kompensasi penggajian

        Sistem kompensasi pengganjian mencakup peningkatan penghargaan terhadap karyawan, gaji, kompensasi eksekutif, insentif bonus dsn kehadiran karyawan. Semua modul tersebut bekerja sama untuk mendapatkan sumber daya yang berkualitas di dalam organisasi.

Benefit

       Dalam sistem benefit, terdapat modul difined contribution dan difined benefit yang memungkinkan seorang karyawan dapat memgakumulasikan dana pensuin untuk mencapai standar hidup tertentu. Dalam sistem benefit, biasanya juga tersedia modul flexible benefit plans yang memungkinkan seorang karyawan dapat menentukan sendiri jumlah benefit yang diinginkan.

Pelaporan

         Sistem pelaporan ini bertujuan untuk menghasilkan laporan mengenai kebijakan-kebijakan departemen personalia kepada pemerintah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s