HARDWARE OUTPUT

          Hardware output adalah semua perangkat komputer yang hasilnya dapat dinikmati oleh indera mata dan indera suara. Hasil dari hardware output merupakan hasil dari tahap processing oleh CPU atas hasil inputan yang didukung oleh software (Rizky Dhanta,77:2009). Abdul kadir juga mengemukakan hal yang senada, bahwa hardware output adalah peralatan yang digunakan untuk menyajikan hasil pemrosesan komputer.

       Abdul Kadir dan Terra (150:2003) mendefiniskan hardware output komputer sebagai piranti yang dapat menampilkan hasil pengolahan, hasil pemasukan data atau perintah pada komputer. Berdasarkan berbagai definisi di atas, maka dismpulkan bahwa hardware output adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data.

Hardware output komputer terdiri atas:

1)  Monitor

            Monitor adalah alat keluaran yang mempunyai peranan penting untuk menampilkan hasil yang telah diproses. Pada monitor juga dapat dilihat pengaturan alat-alat input dan output.

Tipe-tipe monitor yang sudah dikenal adalah sebagai http://penchenk.blogspot.com/2009/11/pengertian-output-device-unit-keluaran.html) berikut:

  • CGA(Color Graphic Adapter). CGAmerupakan tipe monitor standar IBM yang mempunyai kualitas resolusi rendah. Monitor ini hanya mampu menampilkan 4 warna dalam mode grafis.
  •  EGA(Enhanced Graphic Adapter). EGA merupakan tipe monitor yang tingkatannya di atas CGA. Monitor ini mampu menampilkan 16 warna dalam mode grafis.
  • EPGA(Enchanced Professional Graphic Adapter) Monitor ini mampu menampilkan 256 warna pada mode grafis. Monitor ini disebut juga sebagai monitor PEGA atau PGA
  • VGA(Visual Graphic Adapter). VGA merupakan tipe monitor yang sekarang banyak digunakan. Gambar yang dihasilkan mempunya warna sampai jutaan. Mode grafisnya tampak lebih nyata di mata.
  • LCD(Liquid Crystal Display). LCD dikenal sebagai monitor flat atau latar data dengan resolusi rendah, yang memiliki kemampuan menampilkan warna sampai jutaan. LCD menggunakan persenyawaan cair yang mempunyai struktur molekul polar dan diapit oleh dua elektode yang transparan.

Ukuran Monitor

            Monitor untuk komputer desktop berukuran 14 inchi. Selain itu ada monitor berukuran 15, 17 dan 21 inchi. Untuk laptop, ukurannya adalah 12,1 inchi, 13,3 inchi dan 14,1 inchi.

Resolusi Monitor

           Ukuran resolusi monitor ditentukan oleh jumlah piksel, yang merupakan titik terkecil penghasil tampilan di layar. Contohnya, resolusi 1.024 x 768 berarti bahwa monitor mengandung 1.024 baris piksel dan 768 kolom piksel. Ini juga dapat dikatakan bahwa jumlah piksel yang menyusun monitor adalah sebesar 1024 x 768 buah. Semakin tinggi resolusinya, semkain bagus kualitas tampilan monitor.

                                                                           Tabel 1

                                 Berbagai Standar Resolusi Monitor

Standar

Keterangan

CGA(Color Graphic Adapter) Dibuat oleh IBM pada tahun 1981, memiliki 4 variasi warna dan dengan resolusi 320 x 200 piksel.
EGA(Enhanced Graphic Adapter) Muncul pada tahun 1984 dengan kemampuan 16 warna berbeda dan resolusi 640 x 350 piksel.
VGA (Video Graphic Adapter) Muncul pada tahun 1987. Digunakan pada komputer 80386 dan 80486.
SVGA (Super Video Graphic Array) Memilii jumlah piksel 800 x 600 dan menghasilkan 16 juta warna. Lazim pada monitor 14 dan 15 inch
XGA (Extendede Graphic Array) Memiliki 1024 x 768 piksel dan menghasilkan 65.536 jenis warna. Lazim pada monitor 17 dan 19 inchi.
SXGA (Super Extended Graphic Array) Memiliki 1280 x 1024 piksel. Lazim pada monitor 19 inchi dan 21 inchi.i.
UXGA (Ultra Extended Graphic Array) Memiliki 1600 x 1200 piksel dan lazim pada monitor 21 inchi.

Sumber: Abdul Kadir dan Terra, 153:2003

Kecepatan Refresh

         Kecepatan refresh menunjukkan jumlah pemayaran ulang piksel perdetik, sehingga tampilan piksel tetap jelas. Semakin tinggi tingkat kecepatan refresh, maka tampilan di layar akan terlihat lebih nyata. Kecepatan refresh dinyatakan dalam besaran Hertz. Monitor dengan kualitas bagus akan memiliki kecepatan refresh 75 Hz, yang berarti dalam satu detik citra pada monitor akan ditampilkan sebanyak 75 kali.

 

Interlaced dan NonInterlaced

          Teknologi monitor juga memunculkan dua istilah, yakni: interlaced monitor dan noninterelaced monitor. Interelaced monitor adalah jenis monitor yang menampilkan infromasi dalam layar melalui dua tahapan, sedangkan noninterelaced monitor hanya menggunakan satu tahapan. Contohnya. Televise biasanya memiliki kecepatan refresh lebih rendah disbanding monitor computer pada umumnya yang membutuhkan interlaced agar gambar dapat terlihat lebih jelas. Pelepas electron pada tabung televise akan menampilkan seluruh gambar pada baris ganjil dan bagian atas layar sampai ke bawah, kemudian pelepas elektorn akan menampilkan gambar baris genap sesudahnya. Fosfor yang terleatk pada layar dapat menyimpan cahaya, sehingga mata dapat melihat seolah-olah gambar tersebut ditayangkan sekaligus pada saat yang bersamaan. Efek dari interelaced monitor adalah kerdip, yang dapat melelahkan mata.

Kedalaman Warna (Color Depth)

          Jumlah bit yang dipergunakan untuk menyimpan ketentuan tentang sebuah pixel, menentukan banyaknya variasi warna yang dapat dihasilkan oleh sebuah monitor. Jumlah bit disebut sebagai kedalaman warna atau color depth.

                                                        Tabel 2

                      Hubungan Jumlah Bit dengan Warna

Jumlah Bit Jumlah Variasi Warna
1 2 (Monochrome)
2 4 (CVGA)
4 16 (EGA)
8 256 (VGA)
16 65,536 (High Color, XGA)
24 16,777,216 (True Color, VGA)
32 16,777,216 (True Color + Alpha Channel)

Sumber: Abdul Kadir dan Terra, 155:2003

            Kedalaman warna 32 merupakan mode grafis khusus yang sering dipergunakan pada video digital, animasi dan video game untuk memberikan efek tertentu. Mode ini menggunakan 24 bit untuk mendefinisikan warna pixel dan 8 bit lainnya untuk memberikan efek gradasi pada gambar atau obyek.

Selain jenis monitor, warna dan resolusi gambar pada layar juga ditentukan oleh graphic adapter card, yang merupakan piranti antarmuka penghubung monitor dengan computer.

 

Cathode Ray Tube

        Monitor CRT memiliki layar yang terbuat dai tabung hampa, sama seperti pada pesawat televisi. Hal ini membuat monitor CRT memiliki ukuran reltif besar dibandingkan LCD.

Monitor Plasma dan Electroluminescent

      Monitor plasma menggunakan gas untuk mengeluarkan cahaya. Teknologi pada monitor ini kini diterapkan pada televisi datar berlayar lebar.

         Monitor electroluminescent mengandung bahan yang bercahaya ketika dialiri arus listrik. Sebuah piksel terbentuk pada layar saat arus listrik dikirim ke perpotongan baris dan kolom yang sesuai.

Gambar 1

Monitor

2)  Printer

          Printer atau pencetak adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas cetakan (dapat berupa kertas atau kaos ataupun yang lainnya).Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari tray.Tray ialah tempat menaruh kertas.Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis pada kertas.Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser butuh pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan, hanya pembersihan atau cleaning pada print-head printer tersebut.

         Ada pula kabel fleksibel untuk pengiriman sinyal dari prosesor printer ke tinta atau toner.Kabel ini tipis dan fleksibel, namun kuat.Pada bagian belakang printer biasanya ada port paralel atau USB untuk penghubung ke komputer.

Jenis-jenis printer adalah sebagai berikut:

a)  Printer Dot Metrik

Jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita.Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer dot metrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300 dan espson LX 800.

Gambar 2

Printer Dot Metrik

 

b)  Ink Jet

         Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna.

            Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas. karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.

 

Gambar 3

Printer Ink Jet

c)    Laser Jet

        Jenis printer laset jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan menggunakan perangkat infra merah. selain hasil cetak yang lebih bagus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix maupun ink jet, printer laser jet juga memiliki kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering seperti pada hasil ceta pada mesin photo copy.

Gambar 4

Printer Laser Jet

3)  Plotter

      Plotter merupakan piranti keluaran yang dapat menghasilkan grafik atau gambar dengan kualitas tinggi dan berwarna.Plotter seringkali digunakan untuk membuat peta, gambar-gambar arsitektur, ataupun ilustrasi tiga dimensi yang biasanya berukuran terlalu besar bagi printer.

Berdasarkan prinsip kerjanya, jenis plotter dapat berupa:

  • Plotter Pena. Plotter pena memiliki satu pena atau sejumlah pena berwarna-warni untuk menggambar pada kertas atau plastik transparan. Plotter pena tidak membuat keluaran berbentuk pola titik-titik., tetapi keluaran dalam bentuk garis kontinyu.
  • Plotter Elektrostatis. Pada plotter elektrostatis ini kertas diletakkan pada tempat datar seperti meja, kemudian dibuat dengan prinsip kerja seperti pada mensin foto kopi, yaitu dengan memberi tegangan listrik pada kertas. Tegangan listrik tersebut yang akan menarik tinta untuk melekat pada kertas. Tinta kemudian dicairkan dengan pemanasan. Kualitas jenis plotter ini tidak sebagus plotter pena, tetapi kecepatannya lebih tinggi.
  • Plotter Thermal. Plotter thermal menggunakan pin yang dipanasi secara elektronis. Kemudian pin tersebut dilewatkan pada jenis media yang peka terhadap panas, sehingga terbentuk gambar. Plotter thermal dapat digunakan untuk mencetak pada kertas maupun pada film buram.
  • Plotter Pemotong. Plotter jenis ini dapat sekaligus memotonh bahan vinyl, karet, gabus, kulit, dan lain-lain.Contoh pemanfaatannya yaitu pada industri sepatu atau industri pakaian, untuk memotong pola atau bahan sekaligus
  • Plotter Format Lebar. Plotter format lebar biasa digunakan oleh perusahaan grafis, karena plotter jenis ini dapat membuat cetakan berwarna dalam kertas yang sangat lebar.Teknologi yang digunakan ada yang menyerupai printer ink-jet ataupun plotter thermal.

Gambar 5

Plotter

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s