HARDWARE PENGINGAT SEKUNDER


       Hardware pengingat sekunder terdiri dari semua peralatan yang dapat digunakan untuk menyimpan data secara permanen dan sewaktu-waktu dapat dibaca kembali. Hardware pengingat sekunder terdiri dari:

1)  Keluaran Suara

         Untuk menyajikan keluaran berupa suara umumnya diperlukan piranti berupa speaker.Speaker yang digunakan berupa internal dan eksternal.Speaker internal biasa terdapat pada PC, sedangkan speaker eksternal dihubungkan ke PC melalui kartu suara (sound card).

        Keluaran dalam bentuk bentuk suara biasa disajikan pada aplikasi multimedia.Melalui bantuan perangkat lunak teks ke suara.Teks dapat diubah menjadi suara yang kemudian dikirim ke speaker eksternal.

2)  Pita Magnetik

       Pita magnetik (magnetic tape) adalah piranti pengingat sekunder yang biasa digunakan untuk keperluan pencadangan (backup).Wujudnya bisa berupa pita dalam gulungan besar (reel tape), cartridge (seperti pita video) atau kaset.

       Kelemahan pita magnetik terletak pada cara pengaksesannya. Pada pendekatan pengaksesan sekuensial (berurutan), pembacaan data pada posisi manapun dalam pita harus dimulai dari awal pita.Keadaan iniliah yang membuat pembacaan data pada pita magnetik menjadi lambat.

 Gambar 1

Pita Megnetik

                                                     

 

3)  Piringan Magnetik

       Piringan magnetik (magnetic disk) merupakan pengingat sekunder yang lazim digunakan pada komputer.Berbeda dengan pita magnetik, yang memerlukan pengaksesan sekuensial, piringan magnetic menggunakan metode pengaksesan secara langsung.Itulah sebabnya perangkat piringan magnetik biasa disebut DSAD (Direct Acces Storage Device). Data yang terletak pada suatu lokasi pada piringan dapat dibaca atau ditulis secara langsung, tanpa perlu membaca data yang lain. Ini menjadikan pembacaan dapat dilakukan secara cepat.

Piringan magnetik terdiri dari:

a. Hard Disk

        Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi atau dapat diartikan dengan cakram keras. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan.Head inilah yang selanjut bergerak mencari sektor-sektor tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency. Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar.Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi.Tidak hanya itu, Harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya.Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh.Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa.Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi.Hal ini tentu saja tidak efisien.Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut. Jika dibuka, terlihat mata cakram keras pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar Data yang disimpan dalam harddisk tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah harddisk, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.

        Dalam perkembangannya kini harddisk secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar.haddiskkini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB.


Sejarah Harddisk

        Harddisk diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. Harddisk pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. HDD berlabel RAMAC 305 ini mempunyai kapasitas 5 Mega Bits (MB) atau 5.000.000 bits.Artinya RAMAC 305 hanya bisa menyimpan 5 juta informasi.Pada tahun 2004, Toshiba company mengeluarkan hard disk drive berlabel HDD-0.85 inchi. Harddisk zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB. HDD yang berukuran kurang dari 1 inchi ini mempunyai kapasitas 4 Giga Bits (GB) atau 4 milyar bits, dan menjadi HDD terkecil di dunia.
        Harddisk yang pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Pada tahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca atau tulis, antara head baca atau tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar Harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut.

Komponen penyusun Harddisk
     Secara umum, komponen-komponen pokok yang menyusun sebuah hard disk terdiri dari:

  • Platter: Piringan, biasanya dibuat dari alumunium yang dilapisi dengan bahan magenetik. Pada permukaan platter inilah data pada hard disk disimpan. Sebuah had disk bisa memiliki beberapa buah platter yang bekerja simultan.
  • Lengan pembaca: Komponen ini menyangga head yang berfungsi untuk membaca atau menulis pada permukaan platter. Lengan ini dikontrol melalui sebuah mekanisme yang digerakkan oleh sebuah motor-linear.Mekanisme ini bergerak dengan kecepatan dan presisi yang sangat tinggi. Lengan pembaca pada kebanyakan hard disk saat ini mampu bergerak dari pusat hingga pinggir platter, dan kemudian kembali ke pusat sebanyak 50 kali sedetik.
  • Head baca atau tulis merupakan perantara antara media fisik dengan data elektronik. Lewat head ini data ditulis ke medium fisik atau dibaca dari medium fisik. Head akan mengubah data bit menjadi pulsa magnetik dan menuliskannya ke medium fisik. Pada proses pembacaan data prosesnya merupakan kebalikannya.

Bahan Pembuat Harddisk

      Saat ini Harddisk dibuat dengan teknologi material media magnetik disebut thin film.Lebih rapat, masa pakainya, kecil, ringan dari bahan oxide

 

Proses baca Harddisk

         Saat sebuah sistem operasi mengirimkan data kepada hard drive untuk direkam, drive tersebut memproses data tersebut menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut.Bit tersebut tidak memakan tempat: di kemudian hari, saat data diambil, bit ekstra tersebut memungkinkan drive untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam drive tersebut. Kemudian, drive tersebut menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter tersebut. Waktu untuk menggerakkan head tersebut dinamakan “seek time”. Saat berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Jumlah waktu tersebut dinamakan “drive latency”. Semakin pendek waktu `seek` dan `latency`, semakin cepat drive tersebut menyelesaikan pekerjaannya. Saat komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Membaca data memerlukan beberapa proses perekaman. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, dan kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data Anda pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut selesai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.

Sector & Tracks

      Tracks adalah bagian dari sepanjanjang keliling lingkaran dari luar sampai ke dalam.Sedangkan sector adalah bagian dari tracks.Sectors memiliki jumlah bytes yang sudah diatur.Ada ribuan sector dalam hard disk.

Mekanisme Kerja Harddisk

         Proses baca tulis dilakukan oleh lengan harddisk dengan media Fisik magnetik. Head hardisk melakukan konversi bits ke pulsa magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan Hard disk memiliki “Hard platter” yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet.Pada dasarnya cara kerja hard disk adalah dengan menggunakan teknik perekaman medan magnet. Cara kerja teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi. 2 oxida tersebut adalah zat yang bersifat ferromagnetic , yaitu jika didekatkan ke medan magnet maka akan ditarik secara permanen oleh zat tersebut.

 Gambar 2

Hard Disk

b.  Flopy Disk

         Flopy disk atau disket merupakan media penyimpanan luar yang berbentuk kotak.Pada bagia dalam kotak disket terdapatt kepingan magnetic yang berbentuk lingkaran tipis yang merupakan inti dari floppy.Jenis-jenis flopy terdiri terbagi menjadi tiga berdasarkan besar dari bentuknya, yaitu floppy 8 inchi.Flopy 5 ¼ inchi dan floppy 3 ½ inchi.

        Generasi terkahir yang dipakai saat ini, yaitu floppy 3 ½ inchi, floppy ini diperkenalkan pertama kalioleh Sony.Dikset dibaca dan ditulis menggunakan floppy disk drive (FDD) yang terletak pada CPU. Kapasitas disket yang tertulis paling umum adalah 1,44 MB walaupun kapasita sebenarnya adalah sekitar 1,41 MB.

       FDD juga ada yang bersifat eksternal yang biasanya digunakan untuk computer portable, contohnya laptop atau notebook.Port yang digunakan dalam FDD eksternal menggunakan port USB sebagai kepraktisannya.

Gambar 3

Flopy Disk

 

c.  Piringan Optik

       Piringan optik (optical disk) adalah piringan yang dapat menampung data hingga ratusan kali dibandingkan disket.Piringan optik biasa disebut compact disk (CD) atau laser optical disk.Pembacaan dan penulisan pada piringan ditangani melalui sinar laser sehingga kecepatan akses piringan optis jauh lebih tinggi daripada disket.

            Jenis-jenis piringan optik adalah sebagai berikut:

  • CD-ROM. CD-ROM  merupakan akronim dari “compact disc read-only memory” adalah sebuah piringankompak dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data. CD ROM juga digunakan untuk melakukan penginstalasian sebuah OS (OPERATING SYSTEM), Game, atau Software-software lainnya, atau melakukan booting pada saat msuk ke OS bila sebuah System tidak bisa berjalan.data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai  700MB atau 700 juta bita CD-ROM drive hanya bisa digunakan untuk membaca sebuah CD saja. Secara gari besar CD-ROM dibedakan menjadi 2 menurut tipenya yaitu :ATA/IDE  dan SCSI. Perbedaan kedua jenis tersebut adalah kecepatannya. ATA memiliki kecepatan 100-133Mbps sedangkan SCSI memiliki kecepatan kira-kira 150 Mbps. Untuk tipe SCSI biasanya ditemuka pada CR RW drive. Pada CD ROM terdapat tulisan 56X artinya kemampuan memberikan kecepatan transfer data sebesar 56 x150 Kbps. Pada CDROM informasi yang tersimpan juga berupa 0 dan 1. Tentunya angka 0 dan 1 ini bukan langsung tertulis berupa angka 0 dan 1 melainkan merupakan keadaan pada lapisan tertentu pada CD-ROM tersebut. CD-ROM yang dibahas disini adalah CD ROM yang dicetak bukan CD-R ataupun CD-RW. Pada dasarnya semua CD memberikan informasi menggunakan teknik apakah suatu sinar yang diarahkan pada suatu posisi akan dipantulkan ke titik tertentu atau tidak. Perbedaannya terletak pada cara CD tersebut melakukannya. Pada CD-ROM yang memang dicetak, dipantulkan tidaknya suatu sinar itu ditentukan oleh cetakan yang digunakan.Jadi cetakan yang digunakan harus disesuaikan dengan informasi yang ingin disimpan. Setelah dicetak tidak bisa lagi diubah data digital yang tersimpan pada CD-ROM tersusun mulai dari bagian terdalam pada CD-ROM menuju ke bagian terluar dari CD-ROM. Selain lapisan yang berguna untuk memantulkan cahaya, masih ada beberapa bagian lain dari CD-ROM. Suatu CD-ROM biasanya memiliki 4 buah bagian, yaitu label, protectivelayer, reflective layer, dan polycarbonate plastic. Pada pembacaannya sendiri CD-ROM ini akan diputar dengan kecepatan sudut yang tinggi. Oleh karena itu pola yang dicetak pada CD-ROM tersebut harulah memiliki tingkat presisi yang tinggi.Bila ini tidak dipenuhi, penyimpangan informasi bisa saja terjadi. Pada CD-ROM Drive masa kini, kecepatan sudut ini akan terus dipertahankan hingga pada saat pembacaan bagian terluar dari CD-ROM. Hal ini membuat kecepatan linier (kecepatan pembacaan) semakin tinggi pada daerah yang semakin luar. Dengan kecepatan setinggi ini CD-ROM Drive yang digunakan juga harus memiliki tingkat presisi yang tinggi pula. Oleh karena itu wajar saja bila suatu CD-ROM Drive akan melakukan pembacaan dengan kecepatan yang lebih rendah terhadap CDROM yang sudah mengalami banyak gangguan seperti halnya goresan.

Gambar 4

CD ROM

  • WORM (Write Once Read Many). Berbeda dengan CD-ROM, WORM dapat ditulis melalui computer.Sesuai dengan namanya, perekaman hanya bisa dilakukan sekali.Setelah perekaman, isinya tidak dapat diubah. CD ini berguna untuk tempat penyimpanan dokumen, rancangan gambar, lagu dan yang lain yang dimasukan sebagai cadangan. CD ini sering dijual dengan nama CD-R.

Gambar 5

Write Once Read Many

  • CD-Rewritable (CD-RW). CD-RW adalah Hardware komputer yang dapat membaca dan menulis pada piringan CD.CD-RW Drive menggunakan sinar laser merah untuk menulis informasi dari komputer ke merekam discs, baik CD-R discs, yang tidak dapat dihapus, atau CD-RW discs, yang dapat terhapus dan tercatat sekitar 1000 kali.CD-RW drive yang digunakan untuk membuat CD audio, yang dapat diputar di hampir semua player, atau data discs, yang berguna untuk membuat cadangan atau mentransfer file. Tipe CD RW  dibedakan berdasarkan kemampuan membakar dan membaca. CD RW tipe 12x8x32 artinya memiliki kemampuan membakar pada CD R seccepat 12x, membakar pada CD RW secepat 8x, dan membaca CD R/CD RW/dengan kecepatan maksimal 32x.

Gambar 6

CD-Rewritable

 

  • DVD. DVD(Digital Versatile Disc) mempunyai kapasias penyimpanan cukup besar bila dibandingkan dengan cd-room yang ukuranya sama besar.DVD mempunyai kualitas penyimpanan sangat baik. DVD bisa digunakan untuk menyimpan file berupa film.DVD tidak dapat dibaca oleh CD room drive. Saat ini di pasaran telah tersedia DVD drive yang dapat digunakan untuk membaca DVD sekaligus berfungsi sebagai CD Writer atau sering dikenal dengan istilah DVD combo.

Gambar 7

DVD

 

4)  USB Flash Disk

         USB flash disk adalah piranti penyimpanan eksternal yang berbentuk pena dengan panjang 53-63.5 mm, lebar 17 mm dan tinggi 8 mm. USB dicolokkan ke port USB. Kapasitas penyimpanan data mencapai 8 GB.

Gambar 8

USB Flash Disk

5)  Kartu Memori

        Kartu memori (memory card) adalah jenis penyimpanan permanen yang biasa digunakan pada PDA atau kamera digital.Kapasitas penyimpanan sangat bervariasi, dari 2 MB sampai dengan 3 MB.

Gambar 9

Kartu Memori

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s